KOMPAS.com – Anda yang berniat menurunkan berat badan kini mempunyai alternatif baru: minum segelas jus sayuran rendah sodium setiap hari. Hasil penelitian yang melibatkan 81 orang penderita overweight yang tengah menjalani program diet memperlihatkan, orang yang mengonsumsi setidaknya secangkir jus sayuran rendah sodium berhasil menurunkan beratnya hingga 1,8 kg dalam 12 minggu. Sedangkan orang yang sedang menjalani program diet yang sama namun tidak mengonsumsi jus, hanya kehilangan 450 gram dalam waktu yang sama.

“Banyak dari partisipan yang dilaporkan merasa lebih kenyang setelah minum jus sayuran, sehingga mungkin itulah yang membantu usaha penurunan berat badan,” kata John Foreyt, PhD, yang memimpin studi yang digelar oleh Baylor College of Medicine di Houston itu.

Dua hal yang diperkirakan menjadi penyebab turunnya berat badan ini adalah karena jus sayuran meningkatkan asupan potassium dan vitamin C, serta mengurangi asupan karbohidrat karena jus sayuran juga membantu mengurangi nafsu makan. Dengan minum jus sayuran setiap hari, berarti kita juga memenuhi kebutuhan akan sayuran dan mendapatkan manfaat vitamin dan mineral yang diperlukan.

Namun perlu Anda catat, manfaat kesehatan yang didapatkan dari jus sayuran ini adalah yang dihasilkan dari jus segar yang dibuat sendiri, lho, bukan jus dalam botol yang dijual di supermarket. Jus segar mengandung energi ringan biophotonic yang dapat membantu merevitalisasi tubuh. Sedangkan jus botolan seringkali sudah diproses dengan cara pasteurisasi yang menghilangkan kandungan gizinya.

Selain menurunkan bobot badan, jus sayuran memiliki sejumlah manfaat lain, seperti:

1. Mendongkrak energi yang membuat Anda lebih aktif, dan menyeimbangkan asam yang tersimpan di dalam sel-sel lemak. Ketika lebih berenergi, tubuh bisa membakar lebih banyak kalori. Itu sebabnya diet yang membuat Anda kelaparan justru tidak berhasil. Tubuh lemas karena tidak mendapatkan gizi yang diperlukan, dan malah membuat kita sulit menghilangkan sekian gram atau kilogram berat badan.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jus sayuran mengandung substansi phytochemical yang mampu melindungi kita dari penyakit. Riset membuktikan bahwa orang yang rutin mengonsumsi jus sayuran seperti brokoli memiliki kecenderungan lebih rendah untuk mengidap kanker dan penyakit lain.

3. Mendongkrak kesehatan otak. Menurut sebuah studi yang disebut The Kame Project, orang yang minum jus sayuran akan cenderung mengurangi kemungkinan berkembangnya penyakit Alzheimer hingga 76 persen.

Jadi, jika Anda belum putus asa untuk melenyapkan lemak yang membandel ini, atau sekadar ingin meningkatkan kesehatan, jus sayuran ini layak dicoba.