Vera Farah Bararah – detikHealth

img
(Foto: webmd)

Jakarta, Semua orang pasti ingin terlihat bersih di setiap organ tubuhnya, termasuk telinga agar bisa mendengar percakapan orang dengan baik. Tapi, sebaiknya jangan terlalu sering membersihkan telinga, karena bisa berbahaya.

Telinga merupakan salah satu anggota panca indera manusia yang berfungsi untuk menangkap suara, memprosesnya dan mengirimkan sinyal suara tersebut ke otak. Telinga manusia sendiri terbagi menjadi 3 bagian utama yaitu bagian luar, bagian tengah dan bagian dalam yang bekerja bersama-sama untuk memproses suara.

Tapi sebaiknya jangan terlalu sering membersihkan telinga, karena bisa menimbulkan infeksi ataupun iritasi di telinga bagian dalam yang menyebabkan gangguan dalam pendengaran seseorang.

“Tergantung dari kotorannya, kalau kotorannya padat sebaiknya dibersihkan dibagian luar saja, tapi bagian dalamnya jangan terlalu sering. Karena nanti kotorannya bisa masuk lebih dalam lagi,” ujar DR. Dr. Jenny Bashiruddin, SpTHT (K), saat dihubungi detikHealth, Kamis (27/8/2009).

Dr. Jenny juga menambahkan jika kotorannya lunak atau tidak terlalu padat, nantinya kotoran tersebut akan keluar dengan sendirinya dan menguap. Sehingga cukup dibersihkan bagian luar dari telinga saja.

Masalah yang biasa terjadi pada telinga adalah terjadinya iritasi ataupun infeksi, akibat salah dalam membersihkan telinga. Jangan pernah membersihkan telinga dengan benda-benda yang tajam karena bisa melukai telinga.

“Sebaiknya membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud atau cairan H2O2, dan jangan lupa untuk selalu membersihkan telinga atau memeriksakan telinga setiap 3-4 bulan sekali ke dokter THT,” ujar dokter yang berpraktik di RS THT Proklamasi ini.

Selain dengan rajin membersihkan, hendaknya jagalah telinga dari suara-suara yang terlalu keras seperti mendengarkan musik dengan suara keras atau suara mesin yang sangat mengganggu. Serta jika mendengarkan musik melalui earphone jangan menggunakan volume yang tinggi.

Jadi, rajin-rajinlah memeriksakan telinga ke dokter dan jangan menggunakan benda yang tajam untuk membersihkannya. Serta jika memiliki kotoran yang padat jangan terlalu sering membersihkannya dan cukup bersihkan bagian luar saja.