Vera Farah Bararah – detikHealth

img
(Foto: Reuters)

New York, Ternyata tidak selamanya menjadi cowok yang tinggi itu menguntungkan. Karena penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa laki-laki yang bertubuh tinggi cenderung lebih berisiko terkena kanker prostat lebih cepat.

Meskipun memiliki tubuh yang tinggi tidak memberikan pengaruh secara keseluruhan terhadap risiko kanker prostat, tapi menurut peneliti dari Amerika Serikat dan Jerman hal tersebut mungkin memainkan peran tertentu dalam terjadinya penyakit tersebut.

“Kami menemukan bahwa faktor tinggi badan ternyata berhubungan dengan meningkatnya risiko terkena kanker prostat lebih awal pada pria usia muda,” ujar Dr. Jiyoung Ahn dari New York University School of Medicine, New York, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (22/8/2009).

Dr. Jiyoung Ahn dan koleganya bisa mengambil kesimpulan seperti itu setelah sebelumnya melakukan analisis data dari pemeriksaan kanker yang melibatkan 34.268 laki-laki. Penelitian yang dilakukan selama 8 hingga 9 tahun, ternyata didapatkan 144 laki-laki mengidap kanker prostat. Hal ini seperti dilaporkan dalam British Journal of Cancer.

Meskipun setiap orang memiliki risiko untuk terkena kanker prostat, tapi pemicu kanker prostat lebih agresif terjadi pada laki-laki yang memiliki tubuh tinggi sekitar 190 cm atau lebih dengan persentase 39 persen lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki yang tidak memiliki tubuh terlalu tinggi atau sekitar 170 cm atau kurang.

Namun, risiko ini lebih besar terjadi pada laki-laki yang masih muda dibandingkan dengan laki-laki yang telah berusia 65 tahun. Penelitian ini juga menyebutkan bahwa jumlah kasus yang kecil menyebabkan perkiraan risiko menjadi agak kurang stabil.

Jiyoung Ahn menyimpulkan bahwa selain faktor tinggi badan, masih ada faktor biologis dan yang lainnya yang bisa menjadi faktor penyebab timbulnya kanker prostat pada seorang laki-laki.

Jadi, tinggi ataupun tidak badan Anda, yang terpenting jalankan pola hidup sehat dengan makan makanan yang seimbang dan bergizi serta tetap berolahraga. Karena faktor tersebut memainkan peranan yang besar untuk mencegah timbulnya kanker prostat.